Senin, 18 Februari 2008

KODE DAERAH RADIO ANTAR PENDUDUK INDONESIA

NO

AREA

PROVINSI

DAERAH

1.

01

Prov. NAD

B.Aceh,Lhok Seumawe, Lhangsa

2.

02

Prov. Sumatera Utara

Medan,Tj.Bl.Asahan

3.

03

Prov. Sumatera Barat

Padang,Paya Kumbuh, Lbk.Linggau

4.

04

Prov. Riau

Pakan Baru, Dumai, Air Molek, Duri

5.

05

Prov. Jambi

Jambi

6.

06

Prov. Sumatera Selatan

Palembang, Lahat

7.

07

Prov. Bengkulu

Bengkulu

8.

08

Prov. Lampung

Bandar Lampung

9.

09

DKI Jakarta

Salemba, Kp.Rambutan

10.

10

Prov. Jawa Barat

Cibinong, Cinere,Depok,Cimahi, Bekasi,

11.

11

Prov. Jawa Tengah

Kendal, Salatiga,Magelang,Banjar Negara

12.

12

Daerah Istimewa Jogya

Jogya

13.

13

Prov. Jawa Timur

Surabaya, Malang, Sidoarjo,Madiun, Batu

14.

14

Prov. Bali

Nusa Dua, Den Pasar, Kuta, Sanur

15.

15

Prov. Nusa Tenggara Brt

Mataram, Lombok

16.

16

Prov. Nusa Tenggara Tmr

Kupang, Maumere, Ende

17.

17

-

-

18.

18

Prov. Kalimantan Timur

Samarinda, Bontang, Muara Wahau, Kutai,

19.

19

Prov. Kalimantan Selatan

Banjarmasin

20.

20

Prov. Kalimantan Tengah

Palangka Raya, P. Bun, Kuala Kapuas.

21.

21

Prov. Kalimantan Barat

Pontianak, Ketapang, Mempawah,

22.

22

Prov. Sulawesi Utara

Menado, Bitung, Tahuna,Minahasa

23.

23

Prov. Sulawesi Tengah

Palu

24.

24

Prov. Sulawesi Selatan

Makasar, Mamuju, Tlk. Bone

25.

25

Prov. Sulawesi Tenggara

Kendari

26.

26

Prov. Maluku

Ambon

27.

27

Prov. Irian Jaya/Papua

Timika, Mimika,Jaya Pura, Manokwari,

28.

28

Prov. Maluku Utara

Flores

29.

29

-

-

30.

30

Prov. Banten

Tanggerang, Serang

31.

31

Prov. Pulau Babel

Tj.Pandan.Pangkal Pinang, Belitung

32.

32

Prov. Gorontalo

Gorontalo

33.

33

Prov. Kepri

P. Batam, Tj.Pinang, Tj.Balai Karimun

Senin, 04 Februari 2008

Depkes Kerjasama Dengan BMG dan RAPI

01-09-2006
Untuk meningkatkan koordinasi pemanfaatan data dan informasi serta langkah yang cepat, tepat dan terpadu dalam penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana di Indonesia, Departemen Kesehatan menjalin kerja sama dengan Badan Meteorologi & Geofisika (BMG) dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).
Kerja sama berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan masing-masing pihak.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Sekretaris Jenderal Depkes, dr. Sjafii Ahmad, MPH dengan Kepala BMG Ir. Sri Woro B. Harijono, MSc dan Ketua Umum RAPI Pusat, H. Dharma Udaya Nasution di kantor Depkes Jakarta tanggal 1 September 2006.

Menurut Sesjen, kerja sama dengan BMG dimaksudkan untuk mengantisipasi perubahan cuaca/iklim dan perilaku alam sekitar kita yang sangat bermanfaat dalam kesiapan di bidang kesehatan. Selain data tentang kejadian gempa dan tsunami, informasi BMG juga dapat dipakai untuk analisis epidemiologis penyakit menular tertentu yang menimbulkan KLB seperti musim hujan dengan demam berdarah, musim kemarau dengan diare dan sebagainya.

Kecepatan informasi BMG dengan segala akibatnya akan lebih bermakna bila didukung oleh informasi dari penduduk yang mengalami akibat langsung bencana, karena itu Depkes bekerja sama dengan RAPI untuk mendapatkan informasi langsung dari lapangan. Pengalaman selama ini menunjukkan, bencana selalu diikuti dengan kerusakan sarana telekomunikasi. Lingkup kerja sama dengan BMG, Depkes menyusun rencana kegiatan penanggulangan krisis kesehatan yang disebabkan oleh aktivitas alam, menyediakan fasilitas untuk akses data dan informasi BMG, memanfaatkan data dan informasi dari BMG untuk kesiapsiagaan penanggulangan krisis kesehatan serta memberikan umpan balik pemanfaatan data dan informasi BMG.

Sementara BMG menyusun rencana kegiatan untuk penyediaan data dan informasi, menyampaikan data dan informasi prakiraan secara cepat meliputi prakiraan cuaca harian/mingguan, prakiraan hujan bulanan, prakiraan musim hujan/kemarau, informasi gempa dan tsunami, dalam keadaan tertentu dan mendesak, BMG dapat memberikan data dan informasi yang diperlukan serta melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kerja sama.

Kerjasama dengan RAPI meliputi penyiapan sistem jaringang informasi dari lokasi kejadian ke Posko Pusat Penanggulangan Krisis (PPK) di Depkes, menginformasi setiap kejadian krisis dan masalah kesehatan lain yang terjadi di seluruh Indonesia ke Posko PPK secepatnya, menyampaikan informasi tentang perkembangan kejadian krisis dan masalah kesehatan lain ke Posko PPK di Depkes serta melakukan monitoring dan evaluasi.

Segala pembiayaan akibat kesepakan kerjasama tersebut dibebankan kepada masing-masing pihak dan sumber lain yang tidak mengikat.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-522 3002 atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.idThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it .

Diambil dari: http://www.indonesia.go.id/id/index.php?option=com_content&task=view&id=1907&Itemid=698

http://rapi-nusantara.net/index.php?option=com_content&task=view&id=30&Itemid=1


Kamis, 17 Januari 2008

Daftar Call Sign 10-28 Daerah 02 Sumatera Utara

CALL BOOK Daerah 02 Sumut


  • JZ 02 OP ( Ketua Daerah 02 Sumatera Utara )
  • JZ 02 OM
  • JZ 02 BIA
  • JZ 02 OB
  • JZ 02 BIL
  • JZ 02 BDI
  • JZ 02 HR
  • JZ 02 YO
  • JZ 02 ELE
  • JZ 02 BPK
  • JZ 02 BLA
  • JZ 02 SH
  • JZ 02 BKF
  • JZ 02 BMC
  • JZ 02 BLX
  • JZ 02 AWD
  • JZ 02 BKC
  • JZ 02 BKC
  • JZ 02 BWA
  • JZ 02 BTG
  • JZ 02 AGS
  • JZ 02 AYE (Wak Ayub)
  • JZ 02 BBS
  • JZ 02 BGN
  • JZ 02 AGY
  • JZ 02 ACU
  • JZ 02 BZR
  • JZ 02 BTR
  • JZ 02 ANT (suprianto)
  • JZ 02 EBO
  • JZ 02 BGS
  • JZ 02 BWW (wawan)
  • JZ 02 ARI
  • JZ 02 AGG
  • JZ 02 BBG
  • JZ 02 ABC (Kelly)
  • JZ 02 AWT (Cimot)
  • JZ 02 NE
  • JZ 02 SH
  • JZ 02 RH
  • JZ 02 WAK
  • JZ 02 ES
  • JZ 02 SQ
  • JZ 02 VBS
  • JZ 02 NEY
  • JZ 02 KBA
  • JZ 02 VPM
  • JZ 02 ASE
  • JZ 02 KPL
  • JZ 02 NRR (Ali Topan)
  • JZ 02 NPD
  • JZ 02 NTR
  • JZ 02 BSA
  • JZ 02 BWW (Bang Wawan)
  • JZ 02 BAB (boyke)
  • JZ 02 BHZ (Kripik)
  • JZ 02 NCB (Salim)
  • JZ 02 SP

10 Code Radio Antar Penduduk Indonesia

10 - 1 = Sulit didengar / Penerimaan buruk
10 - 2 = Jelas didengar / Penerimaan baik
10 - 3 = Berhenti mengudara / Memancar
10 - 4 = Benar / Dimengerti
10 - 5 = Ada pesan untuk disampaikan
10 - 6 = Sedang sibuk, kecuali ada berita penting
10 - 7 = Mengalami kerusakan / Tidak dapat mengudara
10 - 8 = Tidak ada kerusakan / Dapat mengudara
10 - 9 = Mohon diulangi
10 - 10 = Penyampaian berita selesai
10 - 11 = Berbicara terlalu cepat
10 - 12 = Mengundurkan diri karena ada tamu
10 - 13 = Laporan kedaan cuaca / Jalan
10 - 14 = Informasi
10 - 15 = Informasi sudah disampaikan
10 - 16 = Mohon di jemput / Diambil di
10 - 17 = Ada urusan penting
10 - 18 = Sesuatu untuk kita
10 - 19 = Bukan untuk Anda, harap kembali
10 - 20 = Lokasi / Posisi
10 - 21 = Kontak / hubungan memalalui Telepon
10 - 22 = Melaporlangsung ke
10 - 23 = Menunggu / Stand-by
10 - 24 = Selesai melaksanakan tugas
10 - 25 = Dapatkah menghubungi / kontak dengan
10 - 26 = Pesanan terakhir kurang diperhatikan
10 - 27 = Pindah ke jalur / Channal
10 - 28 = Nama Panggilan / Call - Sign
10 - 29 = Waktu hubungan / kontak selesai
10 - 30 = Tidak mentaati peraturan
10 - 31 = Antenna yang dipergunakan
10 - 32 = Radio check / Laporan sinyal & Modulasi
10 - 33 = Keadaan darurat / Emerigency
10 - 34 = Butuh bantuan, ada kesulitan di stasiun ini
10 - 35 = Informasi rahasian
10 - 36 = Jam berapa waktu yang tepat
10 - 37 = Perlu mobil derek / Kran di
10 - 38 = Perlu Ambulance di
10 - 39 = Pesan sudah disampaikan
10 - 40 = Perlu Dokter
10 - 42 = Ada kecelakaan di
10 - 43 = Ada kemacetan lalu-lintas di
10 - 44 = Ada pesan untuk anda
10 - 45 = Dalam jangkauan mohon melapor
10 - 46 = Memerlukan Montir
10 - 50 = Mohon kosongkan jalur / Channal
10 - 60 = Apakah ada pesan selanjutnya
10 - 62 = Tidak dimengerti, melalui telepon saja
10 - 63 = Tugas / Pekerjaan dilanjutkan di
10 - 64 = Pekerjaan telah selesai / bersih
10 - 65 = Menunggu berita selanjutnya
10 - 67 = Semua unit setuju
10 - 69 = Pesanan telah diterima
10 - 70 = Kebakaran di
10 - 71 = Pesawat KRAP (RIG) yang dipakai
10 - 73 = Kurangi kecepatan di
10 - 74 = Tidak / negatip
10 - 75 = Menyebabkan / Penyebab gangguan
10 - 76 = Dalam menuju perjalanan ke
10 - 77 = Belum / tidak kontak
10 - 81 = Pesankan kamar di hotel
10 - 82 = Pesanan kamar untuk
10 - 84 = Nomor telepon
10 - 85 = Alamat
10 - 89 = Butuh montir radio
10 - 90 = Gangguan pesawat TV ( TVI )
10 - 91 = Berbicara dekat microphone
10 - 92 = Pemancar perlu di stel ( Adjust )
10 - 93 = Apakah frequency sudah tepat ?
10 - 94 = Berbicara agak panjang ( Long Call Tune )
10 - 95 = Mengudara dengan sinyal setiap 5 detik
10 - 97 = Test jarum di pesawat ( check )
10 - 99 = Tugas selesai, semua selamat
10 - 100 = Akan ke kamar mandi
10 - 200 = Perlu bantuan POLISI di
10 - 300 = Perlu bantuan Pemadam Kebakaran di
10 - 400 = Perlu bantuan Peneriban Umum di
10 - 500 = Perlu bantuan Provost di
10 - 600 = Perlu bantuan Garnizum di

Welcome To Blog Rapi 02 Sumut

Kami dari Radio Antar Penduduk Indonesia, Daerah 02 Sumatera Utara. mencoba memperkenalkan kepada dunia maya tentang keberadaan kami.
Dalam menjalankan roda organisasi. dengan semboyan " Rukun diudara, Akrab didarat, Penggalang persatuan dan Kesatuan, Ikhlas membantu sesama / Masyarakat " Mari kita jalin Persatuan Dan Kesatuan Antar Rapi Dari Sabang Sampai Merauke.
Akhir kata, kami mohon dukungan dari saudara-saudara RAPI seluruh Indonesia, dan kita makin per-erat hubungan antar RAPI seluruh Indonesia, melalui website ini.